PT UBC Medical Indonesia Tbk held its GMS on December 30, 2025, and officially appointed dr. Yudha Indrawirawan, SpPK as the new Operational Director. With extensive experience in clinical pathology, hospital management, and healthcare business development, he is expected to strengthen operational excellence, improve service quality, and drive innovation in support of the Company’s long-term growth.
Dalam rangka Hari Ibu 2025, PT UBC Medical Indonesia Tbk berpartisipasi sebagai mitra pendukung kegiatan Pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan oleh IBI (Ikatan Bidan Indonesia) bekerja sama dengan KemenPPPA RI di Kampung Apung, Jakarta Utara. Dukungan diberikan melalui peminjaman GP Workstation berfitur USG untuk mendukung pelayanan Antenatal Care (ANC) dan deteksi dini kesehatan ibu dan janin. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan perempuan dan anak di wilayah pesisir melalui layanan skrining, pemantauan kesehatan, serta edukasi 1000 HPK.
PT UBC Medical Indonesia Tbk menyalurkan bantuan untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat. Melalui program CSR ini, PT UBC Medical Indonesia Tbk berharap dapat meringankan beban para korban dan menjadi bagian dari upaya pemulihan bersama.
PT UBC Medical Indonesia Tbk (LABS) mencatat pertumbuhan pendapatan 27% pada Kuartal III 2025, mencapai Rp135,4 miliar. Laba bersih naik signifikan 113%, didorong efisiensi operasional dan peningkatan penjualan alat kesehatan. Kinerja ini mencerminkan strategi bisnis yang solid dan komitmen LABS dalam menghadirkan solusi kesehatan berkualitas bagi masyarakat Indonesia.
Sebagai wujud nyata dari komitmen perusahaan terhadap kepedulian sosial dan kesehatan masyarakat, PT UBC Medical Indonesia Tbk menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp17.200.000 bagi pasien anak pejuang meningitis melalui program CSR bertajuk “UBC Peduli Pasien Meningitis.”
PT UBC Medical Indonesia Tbk telah sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebagai agenda tahunan perusahaan. Dalam rapat ini, manajemen menyampaikan laporan kinerja serta strategi pengembangan perusahaan ke depan guna memperkuat posisi PT UBC Medical Indonesia Tbk sebagai distributor alat kesehatan diagnostik yang inovatif dan terpercaya. Salah satu keputusan penting dalam RUPS tahun ini adalah pengangkatan Bapak Raditia Nurcahya sebagai Direktur Operasional PT UBC Medical Indonesia Tbk.
LABS ditunjuk sebagai distributor eksklusif untuk produk- produk diagnosis penyakit hati milik Hisky di Indonesia. Sebagai bukti komitmen LABS dan tindak lanjut dari kerjasama dengan Hisky, LABS mendistribusikan produk deteksi fibrosis hati ke RS Medistra Jakarta, salah satu Rumah Sakit Swasta ternama di Ibu Kota.
PT UBC Medical Indonesia Tbk ( LABS ) Cetak Laba Bersih Naik 300% di Semester I/2025 – Bukti Nyata Pertumbuhan Industri Alkes
Diare merupakan salah satu penyakit disebabkan oleh infeksi mikroorganisme. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) ada 2 milyar kasus diare pada orang dewasa di seluruh dunia setiap tahun. Di Amerika Serikat, insidens kasus diare mencapai 200 juta hingga 300 juta kasus per tahun.